Selasa, 14 Juni 2011

Mempercepat kinerja notebook lama anda

Laptop anda belum terlalu tua, tapi mungkin terlalu lamban untuk menjalankan program-program baru?
Ada 5 hal penting yang bisa dilakukan anda sebagai pengguna notebook, 5 hal ini tidak terlalu memerlukan keahlian khusus seperti yang dimiliki oleh para teknisi notebook…:)

5 hal tersebut adalah :
1. Meng-upgrade RAM
2. Memasang CPU yang lebih cepat
3. Mengganti optical drive
4. Menambah kapasitas Hardisk
5. Mengganti WLAN dengan yang lebih cepat
Persiapan sebelum melakukan langkah-langkah diatas adalah: siapkan paling tidak obeng kembang kecil, sesuaikan dengan ukuran baut laptop anda, biasanya ukuran baut pada laptop itu sama, yang berbeda adalah panjang pendeknya baut, sebaiknya semua data dibackup, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Sebelum mengakses hardware pastikan power supply/ adaptor dilepas, dan bateray juga dicabut, update BIOS ke versi terbaru akan menjamin komponen dapat dikenali dengan benar, biasanya BIOS berikut panduan updatenya disediakan oleh vendor notebook melalui websitenya, perlu ekstra hati-hati untuk masalah update BIOS.
Lakukan langkah-langkah diatas dengan cukup hati-hati dan jangan kasar karena bisa merusak notebook
Mengganti RAM
Langkah pertama adalah mengetahui secara pasti tipe RAM yang dipakai dalam notebook anda, dalam notebook digunakan modul RAM SO-DIMM, yang bisa berupa SD-RAM, DDR-RAM atau DDR2-RAM, tergantung yang didukung oleh chipset notebook anda.
Dengan tool CPU-Z, anda dapat mengetahui jumlah modul yang ada pada notebook, berikut jenis dan kapasitasnya, kebanyakan chipset mendukung teknik dual chanel : system mengakses 2 modul sekaligus untuk meningkatkan kecepatan transfer data.
Untuk mendapatkan performa maksimal, sebaiknya gunakan pasangan modul RAM yang identik clockspeed dan kapasitasnya, RAM yang lebih cepat daripada yang ditemukan dalam CPU-Z biasanya juga bisa digunakan, namun potensinya tidak akan dimanfaatkan secara penuh.
Menemukan slot untuk modul RAM tidaklah sulit, dalam beberapa tipe notebook, ada yang dua slot modul RAMnya terletak jadi satu dibagian bawah notebook, ada juga tipe notebook yang slot modul RAMnya terpisah posisinya, biasanya posisi slot modul RAM yang satu terletak dibawah keyboard.
Coba buka satu persatu penutup bagian belakang notebook anda, saya jamin anda bisa dengan mudah menemukannya, untuk slot modul yang terdapat dibawah keyboard, caranya adalah dengan membuka keyboardnya terlebih dahulu, pada sebagian notebook, keyboard hanya terkunci oleh pengait-pengait yg mengunci keyboard dipinggirnya, coba anda cari dan bila sudah ketemu, gunakan obeng min kecil untuk menekan pengait tersebut kebagian dalam, sambil sedikit mengangkat keyboard dengan tangan anda yang lain.
Berfungsi atau tidaknya modul RAM yang baru anda pasang dapat anda ketahui dengan mudah, bila notebook bisa booting dengan benar, kemudian anda bisa lihat kapasitas RAMnya apakah sesuai, dengan mengklik kanan ‘My Computer’ dan memilih properties, atau dengan menggunakan CPU-Z.
Bila notebook tidak dapat booting dengan benar atau RAM tidak dikenali, update BIOS bisa juga membantu, bila tidak berarti modulnya tidak kompatibel.
Bila anda menggunakan notebook dengan Windows XP, dan mengupgrade RAM dari 512 MB ke 1024 MB, peningkatan performanya sangat terasa, bagi pengguna Vista, 2 GB hamper merupakan kewajiban bila anda ingin bekerja dengan lancer. Dua modul 1 GB merupakan konfigurasi ideal.
Mengganti Hardisk
Hardisk baru biasanya juga memiliki kapasitas simpan yang lebih besar, selain itu, notebook anda juga biasanya menjadi lebih cepat dan tenang. Mengganti hardisk sama mudahnya dengan menggganti RAM.
Dipasaran tersedia dua jenis hardisk 2.5 inci, tipe lama tetapi masih banyak digunakan, memiliki port PATA (Paralel-ATA), sementara itu hardisk generasi baru mempunyai port SATA (Serial-ATA), jadi sebelum membeli, pastikan dulu tipe mana yang digunakan oleh notebook anda.
Untuk mengetahuinya, lepaskan hardisk notebook anda, bila hardisk memiliki 2 baris pin (total 49 pin), itu adalah hardisk PATA. Hardisk SATA tidak memiliki pin, hanya kontak plastic.
Bila anda mengganti hardisk, semuanya harus diinstalasi ulang atau mentransfer seluruh isi hardisk lama ke hardisk baru, sayangnya sekedar mengcopy biasanya tidak cukup, hardisk harus diklon, untuk keperluan ini, tersedia tools khusus seperti Symantec Ghost, Acronis True Image, Paragon Hardisk Manager, dan lainnya.
Untuk membuat klon diperlukan casing hardsik eksternal ukuran 2.5 inci dengan port USB (sebaiknya USB 2.0), pasang hardisk baru anda sementara di casing hardisk eksternal. Setelah proses klon selesai pasang hardisk baru anda di notebook, dan pastikan di BIOS notebook mengenali hardisk baru tersebut, apabila tidak mau masuk ke system operasi, coba booting lewat CD Bootable dan masuk ke fdisk, pastikan partisi yang berisi system operasi telah diset aktif.
Mengganti Optical Drive
CD burner atau DVD burner anda sangat bising ketika digunakan untuk memutar film? Bila ini yang terjadi, berarti anda sudah perlu mengganti DVD burner yang baru. Optical drive tipe ramping (slimline-drive) adalah yang biasa digunakan dalam notebook, membongkarnya tidak sulit hanya perlu membuka 1 atau 2 sekrup saja.
Biasanya masalah yang timbul dalam penggantian optical drive adalah tidak samanya penutup drive (bezel), bila bezel tidak sesuai dengan GBA (General Bezel Assembling), anda harus memakai bezel dari optical drive yang lama kemudian dipasang di optical drive yang baru, bila perlu selain menggunakan sekrup yang ada, tambahkan juga superglue untuk melekatkan bezel secara permanent.
Mempercepat WLAN
Apakah WLAN anda terlalu lambat atau modul WLAN dalam notebook anda tidak mendukung enkripsi WPA/WPA2?, WLAN card internal tersedia dalam 2 jenis port, aitu Mini-PCI dan Mini-PCI Express (ukurannya sekitar setengah Mini-PCI).
Posisi WLAN card bisa berada dibagian bawah notebook, atau bisa juga berada dibawah keyboard, anda tinggal melepas dan menggantinya dengan tipe yang lebih baik. Untuk standar 802.11g, tersedia 2 port antenna, biasanya didalam notebook sudah tersedia kabel antena jadi tinggal dipasang diport antenna WLAN card.
Kebanyakan modul WLAN card berasal dari Intel, namun ada juga dari produsen lain seperti Realtex, Broadcom, Atheros, atau Ralink.
Mengganti CPU
Perlu diperhatikan bahwa hanya CPU bersocket PGA saja yang bisa anda ganti dengan model yang lebih cepat, karena pada beberapa tipe notebook ada CPU yang disolder langsung ke motherboard sehingga tidak memungkinkan untuk menggantinya.
Untuk mengganti CPU, casing notebook harus dibuka dan pendingin CPU dilepaskan, karena biasanya pendingin CPU berhubungan langsung dengan pendingin chipset melalu heatpipe, urusan bongkar membongkar menjadi lebih rumit, banyak sekrup dan steker yang harus anda lepaskan, hafalkan baik-baik atau bila perlu potret dulu sebelum anda membongkarnya.
Proses penggantian CPU-nya sendiri relative mudah. Lepaskan, bersihkan pendingin, oleskan pasta penghantar panas, pasang, dan selesai.
Sebuah CPU yang lebih cepat biasanya mengkonsumsi daya yang lebih tinggi, otomatis menghasilkan panas lebih banyak pula. Untungnya biasanya pendingin yang lama biasanya mampu mendinginkan model yang lebih cepat karena sudah dirancang untuk satu generasi CPU.
Bila ingin memastikan, bandingkan performance-loss CPU anda : nilai indeksnya disebut TDP (Thermal Design Power). Anda dapat menemukan keterangan CPU Intel di processorfinder.intel.com untuk AMD bisa di www.amdcompare.com
Hal yang perlu diperhatikan adalah perubahan tingkat kebisingan. Bila CPU lama anda hanya sesekali menghidupkan kipas, CPU baru mungkin jauh lebih sering.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar